Pages

Minggu, 06 November 2011

Nenek Pemungut Daun

kisah ini saya dapatkan ketika saya mengikuti sebuah kajian di lingkungan kampus,,
saat itu pembicara memberikan materi dan salah satu yang diceritakan pembicara adalah "Nenek Pemungut Daun"
Kisah ini membuat bulu kuduk saya  merinding. Perempuan tua dari kampung itu bukan saja mengungkapkan rasa cintanya kepada Rasul dalam bentuknya yang tulus. Ia juga menunjukkan kerendahan hati,  kehinaan diri, dan keterbatasan amal dihadapan Allah SWT. Lebih dari itu, ia juga memiliki kesadaran spiritual yang luhur.  Ia tidak dapat mengandalkan amalnya dan ia sangat bergantung pada rahmat Allah. Dan siapa lagi yang menjadi rahmat semua alam selain Rasulullah saw?
Semoga cerita ini bermanfaat dan ambil semua hikmah-Nya

“Nenek Pemungut Daun”
      Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan.
       Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya.
       Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya. Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.
       Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. “Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya.”
       Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa.
      Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa  ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup.
Sekarang ia sudah meninggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.
“Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai,” tuturnya. “Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Nabi Muhammad. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan salawat kepadanya.”

Selasa, 26 Juli 2011

Lempok durian,, hmm,,,

Musim durian tiba,,,
      Musim durian biasanya di kaitkan dengan pembuatan lempok durian. Bagi yang belum mengenal apa itu lempok durian maka akan saya jelaskan apa sih lempok durian itu. Lempok adalah dodol yang terbuat dari daging buah durian asli yang hanya dicampur dengan gula. Kegiatan ini biasa dilakukan masyarakat Sumatera selatan dan sekitarnya pada saat musim durian berlangsung. Kegiatan ini juga biasanya dilangsungkan secara turun temurun. 
       Pembuatan lempok durian ini memakan waktu kurang lebih selama 3 sampai dengan 4 jam. Biasanya lempok dijadikan oleh - oleh khas dari daerah sumatera selatan. Dengan proses pembuatan yang lumayan memakan waktu yang lumayan lama maka harga 1 Kg lempok durian mencapai 80 ribu rupiah. Dari buah durian yang murah dan dikelola menjadi bisnis lempok durian yang menguntungkan maka banyak produsen yang mengambil keuntungan dari bisnis ini.
       Adanya kendala dari para produsen lempok durian ini adalah pemasaran lempok durian yang saat ini masih berputar di sekitar daerah Sumatera Selatan. butuh banyak kalangan masyarakat dan pemerintah yang seharusnya mempromosikan lempok durian ini. 
      Bagi pecinta durian yang hobi mengonsumsi durian, sudahkah anda mencicipi yang dinamakan dengan lempok durian??? jikalau belum silahkan mencicipi rasa dari lempok durian tersebut. 

Minggu, 01 Mei 2011

manfaat menangis

Hmmm, apa yang terlintas di benak anda mendengar kata " menangis",,? Mungkin ada yang berpendapat bahwa jika seseorang menagis adalah orang yang cengeng atau apalah. Menangis merupakan sebuah ekspresi yang dilakukan seseorang untuk meluapkan perasaan yang sedang ia rasakan. Akan tetapi menangis bukan merupakan suatu pelampiasan saja.  Menangis merupakan reaksi atas sebuah kejadian baik itu kebahagiaan, kesedihan ataupun kekecewaa. Tangis adalah sebuah kejadian dimana keluarnya air mata yang merupakan anugerah dalam hidup agar senantiasa menyadari fitrah manusia yang begitu indah akan tetapi lemah dan tak berdaya atas kuasa Yang Maha Perkasa.
     Menangis sudah menjadi identitas dari manusia. Menagis merupakan hal yang pertama kali dilakukan oleh generasi Adam dan Hawa sebelum mampu untuk tertawa, berbicara, dan berjalan. Sebagai contoh jika seorang bayi yang baru lahir tidak menangis maka akan dipertanyakan mengapa bayi tersebut tidak menagis dan dilakukan cara agar si bayi bisa dapat menangis. Suara tangisan seorang bayi saat baru lahir merupakan sebuah kebahagiaan yang luar biasa bagi orang tuanya terutama ibu yang melahirkannya.
     Jika anda ingin menangis, maka menangislah jangan dipendam saja. Biarkan mereka yang diluar sana berpendapat bahwa anda adalah orang yang cengen atau apa.  Setelah menangis anda akan merasakan ketenangan, lega, dan banyak hal yang dapat anda rasakan setelah menagis. 
    Menangis mempunyai manfaat tersendiri bagi kesehatan kita. Pada kesempatan ini saya akan mencoba memaparkan manfaat menangis bagi kesehatan. manfaat menangis bagi kesehatan antara lain:
  1.  Membantu Memperjelas Penglihatan                                                                               Keluarnya air mata pada saat proses menangis berlangsung, akan membuat membran mata kita menjadi basah. dengan basahnya membran mata akan membuat penglihatan kita semakin jelas. Karena jika membran mata dehidrasi maka akan mengakibatkan kaburnya penglihatan.
  2. Membantu Mengeluarkan Racun                                                                                      Racun yang ada di dalam mata seorang ahli kimia menyatakan bahwa saat seseorang menangis dan mengeluarkan air mata karena emosi, maka air mata tersebut mengandung racun. Dengan menangis maka racun yang ada di dalam tubuh akan keluar.
  3. Membunuh Bakteri                                                                                                         Air mata lebih ampuh dari obat mata yang dijual di apotek atau toko-toko. Dengan keluarnya air mata maka bakteri yang ada di dalam mata juga akan keluar atau bakteri yang ada di dalam mata akan mati. Dalam air mata terdapat lisozom yang dapat membunuh bakteri 90 sampai 95%  dibandingkan dengan obat tetes mata yang di jual saat ini.
  4. Meningkatkan Mood                                                                                                    Menangis dapat meningkatkan mood. Saat emosi sedaang memuncak dan akhirnya menangis, maka setelah menagis akan mendapatkan sesuatu yang baru yaitu kelegaan terhadap perasaan yang ada. Dengan munculnya rasa lega tersebut akan berpengaruh terhadap mood seseorang. Air mata karena emosi mengandung albumin yang dapat meregulasikan metabolisme dalam tubuh.
  5. Melegakan Perasaan                                                                                                   Menagis merupakan suatu ekspresi dimana perasaan saat itu sedang terjadi. Setelah menangis apa yang ada di dalam hati atau dalam pikiran kita akan merasa lebih ringan. Baik itu emosi, kekecewaan, dan lain sebagainya akan merasa lebih lega. Saat belum menangis, kita merasakan kepenatan yang luar biasa menyesakkan dada. tetapi, setelah menagis apa yang terjadi? Ya kita akan merasakan lebih tenang, lebih lega dari sebelmnya. jadi jika ingin menangis maka menangislah. ^_^
  6. Mengurangi Stress                                                                                                   Mungkin ada yang bertanya-tanya kok bisa sich menangis dapat mengurangi stress,,, Dengan menagis kita dapat meluapkan apa yang ada di dalam pikiran kita. Dengan adanya luapan emosi itu, secara tidak langsung akan mengurangi stress yang menghinggap di diri kita.
Mungkin itulah penjabaran tentang manfaat dari menangis. Jika ingin menangis maka menangislah karena hal yang pertama dilakukan oleh manusia adalah menangis. Jangan bebani diri anda dengan dada yang sesak karena menahan tangis. (^_^)
referensi: nia hidayati, hima-ibukitakartini.com

Rabu, 20 April 2011

Pindang Ikan Patin

Makanan yang terdapat di daerah Sumatera Selatan tepatnya di daerah Lahat mempunyai cita rasa yang luar biasa dahsyat. Untuk membuat Pindang Ikan Patin langsung saja liat bahan dan cara pengolahan di bawah:
pindang-ikan-patin
Bahan:
1 kg ikan patin, siangi, cuci bersih, potong2x, lumuri dgn 1 sdm air jeruknipis ± 15 menit, tiriskan.

3 btg serai, memarkan
3 lbr daun salam
5 cm jahe, memarkan
3 buah tomat merah, belah 4
5 buah tomat hijau, belah 4
2 buah cabai merah, iris halus ± 2 cm
15 buah cabai rawit utuh
25 gr daun kemangi
3 sdm air asam
2 sdm kecap manis
2 sdm gula merah
Garam secukupnya
Gula secukupnya

Bahan Yang Dihaluskan:

5 buah cabai merah
6 siung bawang putih
6 buah bawang merah

Cara Membuat:
Rebus bumbu halus, daun salam, serai, jahe, lengkuas dalam panci berisi 1250 cc air, dengan api sedang. Masukkan ikan dan bahan lainnya, beri garam secukupnya dan masak hingga matang. Hmmm,,,, Yummi lezatnya Pindang Ikan Patin pun siap untuk dihidangkan.


Pindang Ikan Patin ini mempunyai rasa asam, manis, dan pedas yang menjadi satu. . Selamat mencoba. (^_^) 

(sumber: bujanglahat.wordpress.com)

Selasa, 12 April 2011

Profil

      Terlahir dari sebuah keluarga sederhana namun luar biasa menjadikan diri ini untuk terus selalu berusaha memperbaiki diri. Kehidupan yang jauh dari orang tua membuat saya selalu berusaha untuk menjadi insan yang kuat untuk mengarungi kehidupan dan mempersiapkan diri untuk kehidupan selanjutnya. (^_^)